Sepakbola.com, Paris – Pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid bisa menentukan musim Paris Saint-Germain. Hal itu diutarakan mantan pemain internasional Prancis Youri Djorkaeff.
PSG gagal lolos ke babak perempat final setelah sempat memimpin 4-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Di leg kedua PSG takluk dengan agregat 6-5 dari Barcelona.
Di babak 16 besar Liga Champions musim ini Les Parisiens kembali berhadapan dengan raksasa Spanyol. Kali ini Real Madrid akan jadi lawan mereka di pertengahan Februari nanti.
“Jujur saja, Real Madrid adalah satu-satunya tim yang saya takuti sebelum undian,” kata Djorkaeff kepada Le Parisien.
“Paris memang unggul dalam kualitas dan kuantitas jika dibandingkan dengan sebagian besar tim di babak 16 besar.
“Tapi Real, ini sangat sulit. [Madrid] telah memenangkan tiga dari empat Liga Champions terakhir, hal itu membuktikan kualitas mereka.”
“Tapi kita juga harus melihat sisi baik dari hal ini. Kedua konfrontasi antara Real Madrid dan PSG ini akan disaksikan di seluruh dunia.
“Dan jika Paris melewati babak ini, saya merasa mereka akan berakhir pada akhir tahun ini, karena akan memberi kepercayaan pada seluruh klub.
“Bagi para pemain tentu saja, tapi untuk semua lingkungan PSG, kerabat para pemain, media, dll.
“Ini bisa menciptakan momentum dan dinamika yang luar biasa Sebaliknya, jika terjadi eliminasi, akhir musim mungkin sangat panjang … Ini akan mengerikan,” tandas pemain yang menjadi abgian timnas Prancis saat Piala Dunia 1998 itu.
Paris Saint-Germain kalah 3-1 dari Bayern Munchen pada pertandingan terakhir babak grup. Menanggapi kekalahan itu Djorkaeff menekankan skuat Unai Emery itu harus lebih fokus ke kompetisi Eropa.
“Ini mengingatkan setiap orang untuk tetap fokus dengan tim ini,” katanya.
“Ya, itu memiliki potensi yang luar biasa, tapi masih bukan tim terbaik di dunia. Bayern yang pertama 45 menit menunjukkan kepada Paris apa itu tingkat tertinggi di Eropa.
“Pelajarannya begini: di Liga Champions, Anda bisa menjadi yang terbaik kedua selama 10 menit, tapi tidak untuk keseluruhan babak, tidak mungkin, jika tidak, Anda akan dihukum,” tukas Djorkaeff.
Sejak beridir di tahun 1970, PSG memang belum memiliki prestasi yang menterang di kancah Eropa. Satu-satunya trofi Eropa yang mereka raih adalah Piala Winners musim 1995/96. (Sumber: Four Four Two)

Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Avandi Wiradinata
The post Laga Kontra Real Madrid Bisa Tentukan Musim Paris Saint-Germain appeared first on SepakBola.com.