Sepakbola.com, Jakarta – Ada perdebatan menarik saat wonderkid Indonesia, Egy Maulana Vikri diperkenalkan ke publik oleh Lechia Gdanks. Dalam perkenalannya, Egy mendapatkan nomor punggung 10 yang sebenarnya sudah bertuan atas nama Sebastian Mila.
Banyak yang mengira hal itu hanya strategi marketing dari klub saja untuk mendongkrak penjualan pernak-pernik klub. Apalagi pemain jebolan Diklat Ragunan ini memang identik dengan nomor 10, baik itu di timnas U-19 atau timnas U-23.
Indra yang ikut ke Polandia memastikan hal itu tidak benar karena memang Egy meminta secara khusus untuk bisa menggunakan nomor tersebut. Dan beruntungnya, Egy bisa menggunakan nomor tersebut setelah Sebastian Milla menyatakan pensiun akhir musim ini. Apalagi kontraknya Egy baru aktif 8 Juli nanti.
“Pemain yang pensiun itu (Sebastian Mila) sudah menyerahterimakan nomor punggung 10 kemarin. Saya melihatnya sendiri,” beber Indra, kepada wartawan di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (14/3).
“Nomor punggung 10 itu memang permintaan Egy, kalau bisa dia memakai nomor 10. Mila juga mungkin sudah mencari tahu tentang Egy siapa dan dia respek juga. Egy juga orangnya santun dan di sana dia saya pikir cukup diterima,” tambah eks pelatih Bali United itu.
Kontrak Egy di Lechia Gdank akan mulai berlaku setelah 8 Juli 2018 sehari setelah dirinya berulang tahun. Ia sendiri mendapatkan durasi kontrak sebanyak tiga tahun. Meski begitu, Egy sendiri akan terus di Polandia hingga 16 Maret untuk terus berlatih.
Setelah itu ia akan kembali ke Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia U-23, yang sedang dipersiapkan untuk Asian Games 2018. Timnas Indonesia U-23 terdekat memang berencana uji coba melawan Singapura, 21 Maret nanti.
The post Indra Sjafri Pastikan Nomor Punggung 10 Lechia Gdanks Milik Egy Maulana appeared first on SepakBola.com.