Sepakbola.com, Manchester – Kurang garangnya pemain Manchester City di mulut gawang Manchester United dalam laga Premier League pekan ke-33 lalu dianggap Pep Guardiola sebagai biang kerok atas kekalahan kubunya. Manajer The Citizens tersebut merasa jika seharusnya ada lebih banyak gol yang mampu disarangkan timnya ke gawang David de Gea.
Saat menjamu United di Etihad pada Sabtu (7/4) lalu City sebenarnya berpeluang untuk meresemikan status mereka sebagai juara liga. Keunggulan 19 poin atas sang rival sekota usai derby Manchester tersebut akan membuat kubu biru langit tidak akan mungkin lagi terkejar perolehan angkanya meski Premier League masih menyisakan enam laga lagi. Sayangnya justru mereka harus dipaksa menelan pil pahit.
Menjalani babak pertama dengan sangat baik berkat dua gol yang mampu dicetak kapten Vincent Kompany dan Ilkay Gundogan plus membuat lini depan United mati kutu sehingga gagal melepas tembakan tepat sasaran, City justru jeblok di babak kedua. Paul Pogba hanya membutuhkan waktu 79 detik untuk mengantongi brace penyama kedudukan sampai pada akhirnya Chris Smalling memerahkan kota pelabuhan dengan lesakan kemenangannya di menit ke-69.
Masalah di kotak penalti

City sebenarnya punya banyak peluang untuk kembali membalas mengingat mereka punya 20 percobaan namun hanya enam yang tepat sasaran. Bandingan dengan United yang empat tembakannya mengarah ke target hanya dari lima percobaan. Sayangnya para pemain mereka, terutama Raheem Sterling, gagal mengkonversi peluang-peluang emas.
Sterling yang menjadi ujung tombak serangan City menggantikan Sergio Aguero dan Gabriel Jesus yang dicadangkan melewatkan setidaknya dua kans besar sekaligus. Salah satu di antaranya bahkan menerpa tiang dari jarak dekat. Hal-hal seperti inilah yang disesalkan oleh Pep.
“Kami memainkan laga yang bagus secara keseluruhan terutama pada babak pertama namun masalahnya adalah saat bola sudah masuk kotak penalti. Di level seperti ini dengan lawan seperti MU maka anda butuh mencetak dua atau tiga gol saat punya kesempatan,” papar Pep usai pertandingan.
“Setiap kali MU maju mereka tampak berbahaya. Hanya ada sejumlah tembakan yang mereka buat tapi tiga gol mampu tercipta. Kami bisa membuat lebih banyak tapi kini aku ucapkan selamat untuk Manchester United,” pungkas arsitek asal Spanyol tersebut.
Kini setelah gagal merayakan gelar liga lebih dini City diharuskan kembali mengubah fokus ke Liga Champions. Tengah pekan depan Manchester Biru akan kembali diadu dengan Liverpool untuk memperebutkan satu tiket menuju semifinal.
Saat ini City masih tertinggal secara agregat 3-0. Butuh setidaknya empat gol tanpa kebobolan untuk bisa memastikan kelolosan ke semi final untuk kedua kalinya dalam sejarah klub. (Sumber: ESPN)
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama/Editor: Rudi Purwantoro
The post Pep Guardiola: Manchester City Keok Karena Kurang Klinis appeared first on SepakBola.com.