Sepakbola.com, London – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengakui jika memenangi titel Premier League akan jadi satu di antara sekian prestasi terbaiknya selama berkarier sebagai juru taktik. Penyebabnya, terdapat perbedaan-perbedaan yang ia hadapi sejak memutuskan berpetualang di Inggris pada musim lalu.
Banyak hal yang mungkin terasa asing bagi seorang Pep kala ia menjalani masa-masa awalnya sebagai pelatih City. Salah satunya, di Premier League ia harus menghadapi jadwal kompetisi yang sepenuhnya berbeda dari apa yang ditemui di La Liga maupun Bundesliga.
Contohnya saja bersama City ia harus menjalani rangkaian jadwal yang lebih padat mengingat setiap tim di Premier League mengikuti tiga kompetisi domestik termasuk Piala Liga Inggris dan Piala FA di saat umumnya di negara lain hanya dua. Tidak lupa Pep juga akhirnya merasakan ‘derita’ para pemain dan manajer yang tidak bisa berlibur di masa Natal dan tahun baru akibat tradisi Boxing Day.
Liga Inggris kompetisi terbaik

Sebagai orang asli Spanyol, Pep juga mungkin sempat kaget saat pertama tiba di Inggris karena cuacanya cenderung lebih ekstrem ketimbang negeri Matador yang hangat. Apalagi kini ia menetap di Manchester yang terkenal sebagai salah satu kota dengan curah hujan tertinggi. Tidak salah memang jika pria 47 tahun tersebut akan menganggap segala yang ia capai disana terasa spesial.
“Di sini terasa lebih sulit. Premier League sungguh berat apabila dilihat dari segi fisik, kondisi cuaca, dan juga jumlah pertandingannya. Itu kenapa apabila memenangkan liga hal tersebut akan selamanya terpatri dalam hati. Itu bisa jadi salah satu prestasi terbaikku,” tutur Pep seperti yang dikutip dari Sky Sports per Minggu (15/418).
“Gelar liga perdanaku bersama Barcelona adalah mimpi yang jadi kenyataan. Tapi Premier League kujamin mendapat tempat spesial karena itu merupakan kompetisi terpenting dan terbaik.”
“Anda bisa memenangkan Liga Champions dengan hanya bermain baik untuk tujuh laga tapi Premier League butuh sepuluh bulan. Para pemainku butuh apresiasi yang besar jika mampu menjuarainya. Kini kami punya 87 poin saat masih ada lima pekan tersisa,” pungkas mantan gaffer Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.
Guardiola memimpin City membungkam Tottenham Hotspur dengan skor 1-3 di Wembley Stadium pada pekan ke-34 Premier League (15/5/18). Dan Manchester City dipastikan juara setelah Manchester United secara mengejutkan kalah dari WBA di Old Trafford. Jarak 16 poin tak akan lagi bisa dikejar dengan sisa lima laga duo Manchester.
Gelar tersebut akan jadi trofi liga Inggris ketiga The Citizens sejak memulai era baru di bawah rezim Sheikh Mansour. Jangan lupa juga jika itu akan jadi silverware kedua Pep dalam dua musimnya bersama Manchester Biru setelah belum lama ini juga mengklaim trofi Carabao Cup alias Piala Liga Inggris. (Sumber: Sky Sports)
Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama/Editor: Rudi Purwantoro
The post Pep Guardiola Beberkan Alasan Kenapa Trofi Premier League Akan Jadi Salah Satu Gelar Terbaiknya appeared first on SepakBola.com - Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.