Sepakbola.com, Liverpool – Kesalahan yang dibuat Loris Karius di babak final Liga Champions lalu sepertinya masih belum bisa dimaafkan. Kali ini salah satu legenda Liverpool asal Jerman, Dietmar Hamann yang menyatakan tak terlalu bersimpati dengan Karius.
Karius sebenarnya tampil cukup apik di Liga Champions musim ini. Namun, dua blunder fatal yang ia buat di laga final melawan Real Madrid menghapus semua penampilan apiknya.
Selepas pertandingan Karius terlihat menangis sembari meminta maaf kepada pendukung Liverpool yang hadir di Kiev.
“Simpati saya dengan Karius terbatas,” kata Hamann kepada Sport Bild via Sky Sports.
“Kami tidak perlu mendiskusikan bahwa dia menentukan [hasil akhir] final dengan dua kesalahannya. Sesuatu seperti itu juga bisa terjadi pada pemain bola profesional. Tapi yang tidak saya sukai adalah kelakuannya setelah itu.”
Tak butuh air mata

Hamann menilai tangisan Karius bukanlah cara yang tepat untuk meminta maaf. Menurutnya kinerja dan perilakulah yang dibutuhkan oleh pendukung Liverpool. Sementara, ia menilai perilaku sehari-hari Karius justru tak sebanding dengan pencapaiannya. Hamann bahkan menyebut Karius telah bertingkah seperti Cristiano Ronaldo yang punya banyak prestasi.
“Untuk secara terbuka menunjukkan penderitaannya setelah peluit akhir tidaklah penting seperti tangisannya meminta pengampunan dari fans Reds.”
“Penggemar Liverpool memaafkan bintang mereka sama seperti yang lain, lagu ‘You Never Never Alone’ adalah bagian dari kehidupan di klub,” tambah Hamann.
“Dengan satu pengecualian: ketika ego Anda tidak sesuai dengan kinerja Anda. Karius melewati Liverpool dengan plat nomor pribadi ‘LK1’ dan membuat gelombang di kota setiap kali ia melangkah keluar.”
“Itu adalah sesuatu yang bisa dilakukan Cristiano Ronaldo di Madrid, karena dia telah memenangkan Liga Champions sebanyak lima kali.”
“Seseorang seperti Karius belum mencapai apa pun dalam kariernya dan seharusnya senang diberi kesempatan oleh Klopp di klub kelas dunia,” tandas mantan pemain yang memenangkan gelar Liga Champions bersama Liverpool di tahun 2005 itu.
Liverpool memang tak memiliki kiper yang benar-benar tangguh dalam beberapa tahun terakhir. Pepe Reina bisa dibilang sebagai salah satu kiper cukup tangguh yang terakhir dimiliki Liverpool. (Sumber: Sky Sports)
Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Rudi Purwantoro
The post Tangisan Karius Tak Membuat Hamann Bersimpati appeared first on SepakBola.com - Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.