Sepakbola.com, Paris. – Kekecewaan yang dialami Neymar di Piala Dunia 2018 bisa mendorong bintang Brasil itu untuk memenangkan segalanya di Paris Saint-Germain. Hal itu diungkapkan Gianluigi Buffon.
Neymar sejatinya menjadi andalan utama bagi Brasil di Piala Dunia 2018. Namun, pemain berusia 26 tahun itu tak bisa memenuhi ekspektasi dan Brasil pun harus tersingkir di babak perempat final Piala Dunia 2018 setelah kalah dengan skor tipis 1-2 dari Belgia.
“Saya pikir itu terjadi pada semua orang untuk mendapatkan momen yang sulit,” kata Buffon.
“Dalam hidup, pertama-tama, dan selama karir kita. Tapi ada momen yang membuat kita lebih kuat.
“Neymar bisa kembali ke Paris dengan iri untuk memenangkan segalanya. Ini hal yang baik untuknya dan klub.”
Dengarkan saran Matuidi

Buffon kemudian menegaskan dia mencari nasihat dari mantan rekan satu timnya Juventus Blaise Matuidi sebelum memilih untuk bergabung dengan PSG di musim panas ini di mana dia akan bermain di bawah pelatih baru Thomas Tuchel.
“Saya hanya bermain satu tahun dengan dia tetapi saya memiliki kedekatan dengannya,” kata kiper veteran itu. “Dia mengatakan kepada saya, ‘Menurut pendapat saya, Paris membutuhkan orang seperti Anda, Anda akan merasa baik di sana.’ Itulah sebabnya saya mendengarkan nasihatnya.”
“PSG adalah tim yang paling saya amati dalam beberapa tahun terakhir karena saya penasaran. Saya terkejut melihat bahwa mereka tidak dapat mencapai tujuan mereka. Tetapi tim membutuhkan waktu, kami selalu membutuhkan waktu untuk meningkatkan.”
“Paris memiliki ambisi besar dan ada perkembangan konstan. Saya pikir tim memiliki karakter pelatih [yang sesuai],” tandas Buffon. (Sumber: Four Four Two)
Penulis: Hery Kurniawan/Editor: Rudi Purwantoro
The post Kegagalan Brasil Di Piala Dunia 2018 Justru Akan Jadi Berkah Untuk PSG appeared first on SepakBola.com - Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.