Sepakbola.com, Paris – Neymar mengakui bahwa ia kerap melebih-lebihkan dalam setiap aksinya setelah dijatuhkan lawan di Piala Dunia Rusia. Meskipun juga ia memang merasakan kesakitan usai mendapat benturan.
Neymar mendapat berbagai macam kritik atas aksi yang dilakukannya itu. Banyak yang menganggap ia terlalu sibuk berakting hingga tak fokus untuk membawa Brasil meraih kesuksesan di Piala Dunia.
Pemain 26 tahun itu hanya mencetak dua gol selama turnamen. Langkah Selecao pun terhenti di babak perempatfinal setelah dikalahkan oleh Belgia dengan skor 2-1. Hal menarik yang menjadi perhatian penggemar bukanlah aksi mengesankan Neymar, justru diving, berguling-guling dan perdebatannya dengan wasit menjadi objek paling menarik dari pemain termahal dunia itu.
Penampilannya jelas tak sesuai ekspektasi banyak orang. Pasalnya dengan status pemain termahal dunia saat PSG menebusnya seharga 222 juta dari Barcelona, sebagian orang ingin melihat Neymar bisa memberikan kontribusi besar dan Piala Dunia menjadi salah satu trofi yang wajib diraihnya untuk membuktikan kapasitasnya.
“Anda mungkin berpikir saya melebih-lebihkan. Dan memang kadang saya melebih-lebihkan. Tetapi kenyataannya saya menderita di lapangan,” kata Neymar dalam iklan yang disponsori Gillette.
Dukungan dari seluruh Brasil

Sejak Brasil terleminiasi, Neymar hanya membicarakan tentang kekalahannya di Rusia melalui Instagram. Dia kemudian baru mau menjelaskan mengapa ia tak berbicara dengan siapapun setelah pertandingan melawan Belgia.
“Ketika saya pergi tanpa memberikan wawancara itu bukan karena saya hanya ingin kemenangan dan kemenangan. Ini karena saya masih belum belajar untuk mengecewakan Anda.”
“Ketika saya terlihat tidak sopan, itu bukan karena saya anak manja. Itu karena saya belum belajar bagaimana menjadi frustrasi,”
Striker Paris Saint-Germain menggambarkan gaya sepakbolanya mirip dengan seorang bocah laki-laki, yang kadang-kadang memesona dunia, kadang-kadang menjengkelkan seluruh dunia.
“Anda mungkin berpikir saya jatuh terlalu banyak, tetapi kenyataannya saya tidak jatuh. Tapi kekalahan melawan Belgia lebih menyakitkan daripada apa pun seperti operasi di pergelangan kaki saya.”
“Saya butuh waktu lama untuk menerima kritik Anda. Saya butuh waktu lama untuk melihat diri saya di cermin dan menjadi manusia baru,” kata Neymar. “Aku jatuh, tetapi hanya yang jatuh bisa bangkit sendiri.”

“Anda bisa terus melemparkan batu atau membuang batu-batu ini dan membantu saya berdiri. Ketika saya berdiri, seluruh Brasil berdiri dengan saya,” tukasnya. (Sumber: Sky Sports)
Penulis: Maulana Habibi/Editor:
The post Neymar Blak-blakan Sering “Lebay” Saat Dijatuhkan Lawan appeared first on SepakBola.com - Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.