Sepakbola.com, Sidoarjo – Kiper tim nasional Indonesia U-16, Ernando Ari Sutaryadi, tampil sebagai pahlawan skuad Garuda Asia pada partai final Piala AFF U-16 2018. Pada laga yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (11/8) malam, itu Indonesia menang lewat babak adu penalti, skor agregat 5-4.
Ia sukses menggagalkan dua penendang Thailand di drama adu penalti. Tidak hanya itu ia menjadi kiper yang paling sedikit kebobolan di turnamen yakni hanya kemasukan empat gol.
Tentunya kemunculan Ernando di Piala AFF U-16 membuat stok penjaga gawang di Indonesia semakin berlimpah. Semenjak kiper utama timnas Kurnia Meiga sakit muncul penjaga gawang hebat.
Sebut saja Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta), Deden Natshir (Persib Bandung), M. Ridho Djazulie (Borneo FC), Teja Paku Alam (Sriwijaya FC), Wawan Hendrawan (Bali United) dan Awan Setho (Bhayangkara FC) yang kerap menjadi pemain terbaik pada laga-laga mereka di Liga 1.
Belum lagi Kartika Ajie dan Satria Tama yang unjuk gigi bersama timnas Indonesia U-22 di SEA Games. Ada pula M. Riyandi, Aqil Savik atau Gianluca Pagliuca Rossi yang memperkuat timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri tahun lalu. Kini muncul Eriyanto tentunya membuat penjaga gawang Indonesia masih aman hingga 10 tahun ke depan.
Memang kehebatan Eriyanto sudah muncul saat awal tahun lalu. Ia selalu jadi pilihan utama Fakhri Husaini. Kehebatan pun berlanjut hingga titik puncaknya terjadi di adu penalti, kiper yang akrab disapa Nando itu berhasil menepis tendangan dua pemain Thailand, yaitu Apidet Janngam dan Pongsakorn Innet. Penjaga gawang asal Semarang pun mengungkapkan kunci suksesnya bisa menahan dua penalti tersebut.
“Saya diajarkan oleh coach fakhri dan pelatih yang lainnya, intinya kalau tendangan penalti itu tekanan ada di penendang dan kiper hanya berusaha untuk menahan tendangan penendang. Saya juga sebagai kiper memiliki insting (ke mana penendang akan mengarahkan bolanya), jadi saya mengikuti insting saja,” jelas Nando, dalam jumpa pers setelah laga.
Tak lupa Ernando mempersembahkan juara itu untuk kedua orang tuanya. Sebab, doa restu orang tuanya menjadi penyemangat bagi kiper kelahiran 22 Februari 2002 tersebut.
“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada pendukung Indonesia dan dukungan dari orang tua saya. Ini menjadi kebanggaan bahwa Indonesia bisa juara,” kata kiper yang berasal dari SSB Bina Kalteng tersebut.
The post Ernando Ari Sutaryadi Lanjutkan Estafet Kiper Berkualitas Indonesia appeared first on SepakBola.com - Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.