Sepakbola.com, Sidoarjo – Torehan manis dibuat tim nasional Indonesia U-16. Tim polesan pelatih Fakhri Husaini ini mempersembahkan gelar juara piala AFF U-16 tahun ini, setelah pada laga final menumbangkan Thailand lewat drama adu penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (11/8).
Dalam pertandingan ini, Indonesia bisa mencuri gol lebih dulu lewat sepakan Muhammad Fajar Fathur Rachman pada menit ke-33. Indonesia menguasai jalannya pertandingan sepanjang babak pertama, namun pada babak kedua, Thailand berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Apidet Janngam menit ke-72.
Pertandingan waktu normal harus berakhir dengan kedudukan 1-1 dan terpaksa dilanjutkan lewat adu penalti. Dalam babak tos-tosan empat penendang timnas yakni Sutan Zico, Amiruddin Bagus, Rendy Juliansyah, dan David Maulana sukses menjalani bola ke gawang lawan. Sementara Thailand hanya mampu menyarangkan tiga bola, dua lainnya dapat ditepis oleh kiper Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi.


Keberhasilan ini memang layak diapresiasi apalagi banyak rekor yang diciptakan timnas U-16 selama turnamen. Pertama Timnas U-16 berhasil menjadi juara dengan rekor sempurna (7 kemenangan). Prestasi ini menyamai pencapaian Myanmar tahun 2002, 2005 dan juga Vietnam 2017 saat menjadi juara Piala AFF U-16.
Selain itu mereka juga menghasilkan top skor yakni Bagus Kahfi Al-Fikri dengan 12 gol. Juara dan top skor mengulangi keberhasilan Australia dan Jepang, yang pernah melakukan itu. Tim Asia Tenggara lainnya belum pernah mencapainya.
Tidak hanya itu Timnas Indonesia mencetak jumlah gol yang luar biasa di Turnamen ini, mencetak 22 gol dan hanya kebobolan empat kali. Ini merupakan rekor terbaik kedua setelah Myanmar tahun 2002 yang mencetak 38 gol dan hanya kebobolan tiga kali di Piala AFF U-16 2002.
Akan tetapi keberhasilan ini timnas U-16 jangan puas terlebih dahulu dengan gelar yang didapatkannya ini. Mengingat, masih ada turnamen yang lebih berat yakni Piala Asia U-16 yang digelar di Malaysia pada September 2018 mendatang.
Target lolos ke Piala Dunia U-20 dicanangkan PSSI untuk Garuda Asia. Alhasil Indonesia dituntut untuk lolos minimal semifinal. Juara Piala AFF U-16 tentu menjadi modal untuk Bagus Kahfi dkk.
Namun PR terberat adalah mempertahankan peak performance, jangan sampai terlena setelah keberhasilan ini apalagi setelah banyak mendapat sorotan media. Peran Fakhri diperlukan untuk memproteksi anak asuhnya.
Jangan sampai kejadian selepas turnamen Turnamen Thien Phong Plastic Cup, Vietnam terulang kembali. Saat itu para penggawa sedikit terlena dan gagal total di Piala AFF U-16 2017.
The post Juara Piala AFF, Timnas U-16 Jangan Puas Dulu Karena Masih Ada Piala Asia appeared first on SepakBola.com - Berita Bola, Livescore, Jadwal & Cuplikan GOL!.